Selasa, 24 Februari 2026

Mpu Supo: Genius Alutsista Mistis Majapahit, Maestro Pusaka di Balik Nogososro hingga Sengkelat

Oleh: Eyang Ananta Prabhavasta — Sejarawan Perkerisan Nusantara, Pengkaji Pusaka
📅 24 Februari 2026 | ⚔️ Pusaka | 👑 Profil Tokoh | 🔮 Genius Alutsista Mistis
Menyongsong Kebangkitan Nusantara
Mpu Supo - Empu Keris Legendaris Majapahit
Mpu Supo Mandrangi — Maestro alutsista mistis Majapahit, empu di balik pusaka Nogososro, Sengkelat, dan Carubuk
"Bukan sekadar pembuat senjata. Mpu Supo adalah seniman metafisik yang menyatukan filosofi, doa, dan teknik tingkat tinggi dalam sebilah besi. Karyanya bukan alutsista biasa, tapi pusaka bermistika."
🪶 TELUSUR MAJAPOST

Nama Mpu Supo (kadang ditulis Mpu Supa, Mpu Supa Mandrangi, atau Mpu Supo Mandrangi) adalah salah satu nama paling legendaris dalam sejarah perkerisan Nusantara. Ia hidup pada masa transisi dari Majapahit menuju Kesultanan Demak (sekitar abad ke-15), sebuah era pergolakan politik yang juga melahirkan karya-karya pusaka terhebat. Jika kita berbicara tentang genius alutsista mistis Majapahit, maka Mpu Supo adalah sosok yang tak terbantahkan—seorang maestro yang karyanya masih diburu para kolektor dan dipuja para pencinta pusaka hingga kini.

👤 SIAPA MPU SUPO?

Mpu Supo dipercaya hidup pada masa peralihan kekuasaan dari Majapahit Hindu-Buddha ke Demak Islam, sekitar abad ke-15. Ia dikenal sebagai empu yang sangat sakti, dengan kemampuan metalurgi yang melampaui zamannya. Lebih dari sekadar pandai besi, ia adalah seniman metafisik yang menyatukan unsur spiritual dalam setiap tempaannya.

Nama Lengkap: Mpu Supo Mandrangi / Mpu Supa Mandrangi

Nama Lain: Ki Pitrang, Mpu Rambang, Mpu Supagati

Era: Abad ke-15 (transisi Majapahit-Demak)

Spesialisasi: Keris Pusaka, Alutsista Mistis

Gelar Kehormatan: Pangeran Sedayu (dari Raja)

Karya Terkenal: Nogososro, Sengkelat, Carubuk

⚒️ 1. GENIUS METALURGI TANPA API

Salah satu legenda paling terkenal tentang Mpu Supo adalah kemampuannya menempa besi hanya dengan pijatan tangan, tanpa menggunakan palu atau api yang menyala-nyala di atas paron. Konon, ia cukup menggosok-gosokkan tangannya pada besi mentah hingga besi itu meleleh dan membentuk sesuai keinginannya.

Dalam tradisi perkerisan Jawa, kemampuan ini disebut sebagai kawisesan—kekuatan spiritual yang membuat seorang empu tidak bergantung pada alat fisik semata. Api yang digunakan bukan api biasa, tapi api batin yang bersumber dari tapa dan laku spiritual. Mpu Supo adalah empu yang mencapai tingkatan ini.

🐉 2. KARYA LEGENDARIS: PUSAKA YANG ABADI

Beberapa keris paling ikonik di Nusantara dikaitkan dengan nama Mpu Supo. Setiap karyanya memiliki karakteristik unik yang tak tertandingi:

🐍 Kiai Nogososro

Salah satu keris paling ikonik di tanah Jawa dengan motif naga berlapis emas. Nogososro bukan sekadar keris, ia adalah simbol kekuasaan kosmik. Naga melambangkan kekuatan bawah sadar, emas melambangkan kemurnian spiritual. Konon, keris ini memiliki "hajat" sendiri—ia memilih pemiliknya, bukan sebaliknya.

🔴 Kiai Sengkelat

Keris luk 13 dengan warna kemerahan yang khas. Warna merah ini bukan cat, melainkan hasil dari proses penempaan spiritual dan pemilihan bahan logam khusus. Sengkelat dipercaya memiliki tuah untuk kewibawaan dan perlindungan rakyat kecil. Ia menjadi simbol bahwa seorang pemimpin harus melindungi, bukan menindas.

🟤 Kiai Carubuk

Keris yang menurut legenda dibuat untuk Sunan Kalijaga. Ini menunjukkan hubungan erat Mpu Supo dengan penyebaran Islam di Jawa melalui jalur budaya. Carubuk menjadi bukti bahwa pusaka tidak selalu identik dengan Hindu-Buddha, ia juga bisa menjadi medium dakwah yang halus.

🕌 3. SAHABAT SUNAN KALIJAGA: JEMBATAN DUA ZAMAN

Salah satu aspek paling menarik dari sosok Mpu Supo adalah kedekatannya dengan Sunan Kalijaga, salah satu Wali Songo yang terkenal dengan pendekatan kulturalnya. Legenda menyebut bahwa Mpu Supo adalah kerabat atau sahabat dekat Sunan Kalijaga.

Hubungan ini sangat simbolis: Mpu Supo mewakili tradisi Hindu-Buddha Majapahit, sementara Sunan Kalijaga mewakili Islam yang baru datang. Pertemuan mereka menunjukkan bahwa peradaban Nusantara tidak melalui jalan konflik, tapi dialog dan akulturasi. Mpu Supo tidak menolak Islam, dan Sunan Kalijaga tidak menghancurkan pusaka. Mereka justru bekerja sama menciptakan karya-karya baru yang memadukan kedua tradisi.

👑 4. GELAR PANGERAN SEDAYU

Atas jasanya yang luar biasa, Mpu Supo mendapat gelar kehormatan Pangeran Sedayu dari Raja. Gelar ini menunjukkan bahwa seorang empu tidak hanya dihormati sebagai tukang, tapi juga sebagai intelektual dan spiritualis yang setara dengan kaum bangsawan. Di era Majapahit, empu menempati posisi sosial yang tinggi—mereka adalah penjaga pengetahuan, teknologi, dan spiritualitas.

👨‍👦 5. WARISAN: TRADHISI SUPO

Nama "Supo" tidak berhenti pada satu orang. Ia menjadi trah atau dinasti empu yang terus berlanjut. Keturunannya, seperti Mpu Supo Anom, melanjutkan tradisi pembuatan keris di era kerajaan-kerajaan setelahnya, termasuk Mataram Islam.

Dalam dunia perkerisan, gaya atau estetika karya mereka dikenal sebagai Tangguh Supo. Keris-keris dengan tangguh ini memiliki ciri khas yang bisa dikenali oleh para kolektor: pamor yang halus, bentuk yang proporsional, dan "isi" spiritual yang kuat. Sebuah keris tidak hanya dinilai dari fisiknya, tapi juga dari "getaran" spiritual yang dipancarkannya—dan Tangguh Supo dikenal memiliki getaran yang sangat kuat.

⚡ 6. ALUTSISTA MISTIS: LEBIH DARI SEKADAR SENJATA

Menyebut Mpu Supo sebagai pembuat alutsista (alat utama sistem persenjataan) tidak salah, tapi perlu dipahami dalam konteks budaya Jawa. Keris bukan sekadar senjata fisik, ia adalah alutsista mistis yang berfungsi di dua dunia: dunia nyata dan dunia spiritual.

Dalam pertempuran, keris memang bisa digunakan untuk menusuk. Tapi fungsi utamanya dalam kosmologi Jawa adalah sebagai penjaga keseimbangan. Pemilik keris pusaka diyakini memiliki perlindungan gaib, kewibawaan, dan kemampuan membaca situasi. Mpu Supo menciptakan alat yang tidak hanya tajam secara fisik, tapi juga tajam secara spiritual.

🎯 KEGENIUSAN MPU SUPO

Apa yang membuat Mpu Supo layak disebut genius alutsista mistis?

  • Kemampuan metalurgi tingkat tinggi: Mampu menempa besi tanpa api fisik, hanya dengan kekuatan batin.
  • Estetika sempurna: Setiap karyanya memiliki keindahan yang tak tertandingi, diakui hingga ratusan tahun kemudian.
  • Integrasi spiritual: Memasukkan unsur doa, mantra, dan filosofi ke dalam setiap bilah keris.
  • Akulturasi budaya: Menjembatani tradisi Hindu-Buddha Majapahit dengan Islam Demak melalui karya-karyanya.
  • Membangun tradisi: Menciptakan "Tangguh Supo" yang dilanjutkan generasi penerus selama berabad-abad.

ALUTSISTA MISTIS: Mpu Supo mengajarkan bahwa teknologi sejati tidak hanya mengandalkan fisik. Ada dimensi lain yang harus dikuasai: energi spiritual, doa, dan harmoni dengan alam. Inilah yang membuat karyanya abadi, tidak lekang oleh waktu.

🔍 TELUSUR LEBIH DALAM

Setelah menelusuri jejak Mpu Supo, renungkanlah:

  • ❓ Apakah mungkin teknologi metalurgi kuno yang katanya "mistis" itu sebenarnya adalah pengetahuan ilmiah yang hilang?
  • ❓ Mengapa keris-keris buatan Mpu Supo masih diburu hingga kini, sementara senjata modern buatan pabrik dilupakan?
  • ❓ Apa yang bisa dipelajari dari hubungan Mpu Supo dan Sunan Kalijaga tentang dialog antar peradaban?
"Besi yang ditempa dengan doa, tidak akan pernah tumpul oleh waktu. Ia akan terus berbicara kepada generasi yang mampu mendengarnya."

🏮 KESIMPULAN

Mpu Supo bukan sekadar pandai besi biasa. Ia adalah genius alutsista mistis Majapahit, seorang empu yang karyanya melampaui fungsi fisik dan memasuki ranah spiritual. Nogososro, Sengkelat, Carubuk—semua adalah bukti bahwa teknologi dan spiritualitas bisa bersatu dalam harmoni sempurna.

Ia hidup di masa transisi, ketika dunia lama Majapahit mulai runtuh dan dunia baru Islam mulai bangkit. Namun ia tidak memilih salah satu sisi. Ia memilih menjadi jembatan, menciptakan karya yang memadukan kedua tradisi, dan membuktikan bahwa peradaban tidak harus saling menghancurkan untuk berganti.

Warisan Mpu Supo tidak hanya berupa keris-keris pusaka yang tersebar di museum dan koleksi pribadi. Warisan terbesarnya adalah ajaran bahwa setiap karya adalah doa, setiap tempaan adalah meditasi, dan setiap bilah keris adalah dialog antara manusia, alam, dan Tuhan.

"Mpu Supo — dari bara spiritual, untuk keabadian pusaka Nusantara."
📘 Facebook 🐦 Twitter 📱 WhatsApp

🔗 Baca Juga:

📚 Berdasarkan penelusuran sejarah dan refleksi pribadi Eyang Ananta Prabhavasta atas berbagai sumber pustaka, tradisi lisan perkerisan, dan wawancara dengan para kolektor serta pengrawit pusaka.

🏛️ MAJAPOST — Majapahit Official Story. Mewarisi Api Pelopor Nusantara • Menelusuri Jejak Pusaka, Tokoh, dan Peradaban.

📌 Playlist Tutur Tinular
🔍 #MpuSupo #AlutsistaMistis #KerisPusaka #Nogososro #Sengkelat #GeniusMajapahit #EyangAnantaPrabhavasta

© 2026 MAJAPOST — Majapahit Official Story. Pusaka Obor Suryatikta: Menerangi Jejak Pusaka, Menjaga Marwah Bangsa.

"Dari masa silam, untuk masa depan yang terang."

⚠️ MAJAPOST — Majapahit Official Story. Gambar ilustrasi Mpu Supo dibuat berdasarkan interpretasi artistik dari sumber-sumber sejarah dan tradisi lisan.

Postingan Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Smart Recommendations

Database Artikel

    paling banyak dibaca