PATAKA HYANG NAGA AMAWABHUMI - Pusaka Majapahit yang Tersimpan di Museum Amerika
MENAKJUBKAN! 4 PUSAKA MAJAPAHIT YANG TERSIMPAN DI MUSEUM AMERIKA, NILAINYA MENCAPAI 630 MILIAR RUPIAH
🪶 TELUSUR MAJAPOST
Jauh dari tanah leluhur, di seberang lautan, empat pusaka sakti peninggalan Majapahit tersimpan rapi dalam etalase kaca The Metropolitan Museum of Art, New York. Dengan nilai fantastis mencapai 47 juta dollar AS atau setara 630 miliar rupiah, pusaka-pusaka ini menjadi saksi bisu kejayaan Nusantara yang diakui dunia. Pataka Hyang Naga Amawabhumi, Keris, Patung, dan pusaka lainnya kini menjadi koleksi berharga yang terus memikat perhatian para peneliti dan pecinta sejarah. Mari menelusuri jejak keempat pusaka ini, dari tanah Jawa hingga ke Kota New York.
💰 NILAI FANTASTIS
Menurut petugas museum, koleksi ini didapatkan dengan harga yang sangat fantastis dan merupakan benda asli peninggalan Kerajaan Majapahit dari Mojokerto, Jawa Timur.
📍 Lokasi: The Metropolitan Museum of Art, 100 5th Avenue, New York, Amerika Serikat
Indonesia dulunya memiliki berbagai kerajaan ternama dengan peninggalannya yang tak ternilai. Kerajaan Majapahit yang berpusat di Mojokerto, Jawa Timur, adalah salah satu kemaharajaan terbesar yang pernah ada di Nusantara. Kini, warisan kejayaan tersebut tidak hanya tersimpan di museum-museum Indonesia, tetapi juga tersebar di berbagai penjuru dunia. Salah satu koleksi paling berharga berada di The Metropolitan Museum of Art, 100 5th Avenue, New York, di mana empat pusaka asli Majapahit tersimpan rapi dan menjadi saksi bisu keagungan masa lalu.
⚔️ 4 PUSAKA MAJAPAHIT DI MUSEUM AMERIKA
Pataka Hyang Naga Amawabhumi
Pataka atau panji kerajaan ini dipercaya sebagai simbol kedaulatan dan kekuasaan tertinggi Majapahit. Dihiasi dengan motif naga yang melambangkan kekuatan dan perlindungan, pataka ini kemungkinan besar digunakan dalam upacara-upacara kerajaan dan iring-iringan kebesaran. Ukiran halus dengan sentuhan emas pada bagian tertentu menunjukkan tingkat kemahiran seni para empu Majapahit. Keberadaannya di Museum Amerika menjadi bukti bahwa pengaruh Majapahit pernah mencapai tingkat internasional dan diakui sebagai peradaban agung.
Keris Pusaka
Keris adalah senjata tradisional sekaligus pusaka spiritual yang sangat dihormati dalam budaya Jawa. Keris Majapahit yang tersimpan di New York ini memiliki bentuk yang khas dengan bilah berliku (luk) dan pamor yang indah. Warangka keris dihiasi dengan ukiran bermotif flora khas Majapahit. Keris semacam ini biasanya dimiliki oleh kalangan bangsawan dan pejabat tinggi kerajaan, dan dipercaya memiliki kekuatan gaib yang melindungi pemiliknya. Koleksi ini menjadi salah satu keris tertua dan paling berharga di luar Indonesia.
Arca Perunggu
Arca perunggu ini menggambarkan salah satu dewa dalam kepercayaan Hindu-Buddha yang dianut di Majapahit. Dengan postur yang anggun dan detail pahatan yang rumit, arca ini mencerminkan sinkretisme agama yang berkembang pesat pada masa itu. Gaya seni arcanya khas Jawa Timur abad ke-14 dengan proporsi tubuh yang ideal dan ornamen yang mewah. Arca ini kemungkinan digunakan dalam ritual keagamaan di istana atau candi-candi penting Majapahit.
Perhiasan Emas Majapahit
Koleksi perhiasan emas ini terdiri dari gelang, kalung, anting, dan cincin dengan ukiran yang sangat halus. Motif-motif yang digunakan, seperti sulur-suluran, bunga teratai, dan kawung, adalah motif khas yang sering ditemukan pada artefak Majapahit. Keahlian para perajin emas Majapahit dalam mengolah logam mulia ini menunjukkan tingginya peradaban dan kemakmuran kerajaan. Perhiasan ini kemungkinan dikenakan oleh keluarga kerajaan dan para bangsawan dalam upacara-upacara penting.
"Keempat pusaka ini adalah bukti nyata bahwa peradaban Majapahit telah mencapai tingkat keunggulan seni, spiritualitas, dan teknologi yang diakui dunia. Keberadaannya di Museum Amerika adalah pengingat bahwa warisan Nusantara adalah milik dunia, namun tetap menjadi kebanggaan bangsa Indonesia." — Pustaka Suryatikta
🌏 SEJARAH PERJALANAN PUSAKA
Bagaimana pusaka-pusaka ini bisa sampai ke Amerika? Menurut berbagai sumber sejarah, pada masa kolonial Belanda, banyak artefak berharga dari Nusantara yang dibawa ke Eropa sebagai koleksi pribadi para pejabat dan pedagang. Beberapa di antaranya kemudian dijual atau dihibahkan ke museum-museum besar di Eropa dan Amerika. The Metropolitan Museum of Art sendiri dikenal aktif mengoleksi artefak-artefak berharga dari seluruh dunia, termasuk dari Asia Tenggara.
Melansir dari Intisari Online, seorang petugas museum menyatakan bahwa pusaka-pusaka tersebut adalah benda asli dan koleksi museum mendapatkannya dengan harga yang cukup fantastis, yaitu senilai 47 juta dollar AS atau setara dengan 630 miliar rupiah. Angka ini menunjukkan betapa tingginya nilai sejarah dan budaya yang terkandung dalam keempat pusaka tersebut.
🏛️ PENTINGNYA PELESTARIAN
Keberadaan pusaka Majapahit di museum luar negeri bukanlah hal yang harus disesali, tetapi justru menjadi kebanggaan bahwa peradaban Nusantara diakui dunia. Yang terpenting adalah bagaimana kita, sebagai bangsa Indonesia, tetap menjaga dan melestarikan warisan budaya yang ada di dalam negeri, serta terus mempelajari dan menghidupkan kembali nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Museum-museum di Indonesia juga terus berupaya untuk mendapatkan kembali artefak-artefak berharga yang berada di luar negeri melalui kerja sama dengan museum internasional.
🪶 TELUSUR LEBIH DALAM
Setelah menelusuri jejak keempat pusaka Majapahit di Museum Amerika, renungkanlah:
❓ Apa yang bisa kita pelajari dari tingginya nilai apresiasi dunia terhadap pusaka Majapahit?
❓ Bagaimana upaya kita untuk melestarikan warisan budaya yang masih ada di Nusantara?
❓ Apakah keberadaan pusaka di luar negeri mengurangi nilai kebanggaan kita sebagai bangsa Indonesia?
"Setiap orang bisa melihat keindahan pusaka, tapi hanya penelusur sejati yang menangkap makna di balik setiap ukiran dan sejarahnya."
🏮 KESIMPULAN
Empat pusaka Majapahit yang tersimpan di The Metropolitan Museum of Art, New York, adalah bukti nyata bahwa peradaban Nusantara pernah mencapai puncak kejayaan yang diakui dunia. Dengan nilai fantastis 47 juta dollar AS, pataka, keris, arca perunggu, dan perhiasan emas ini menjadi saksi bisu kemahiran seni, kedalaman spiritualitas, dan tingginya teknologi para leluhur kita. Keberadaannya di luar negeri bukanlah alasan untuk berduka, melainkan menjadi pemantik semangat untuk terus melestarikan dan membanggakan warisan budaya Nusantara. Dari Mojokerto ke New York, jejak Majapahit terus bersinar, menginspirasi generasi penerus untuk menyongsong kebangkitan Nusantara.
MAJAPOST
Tidak ada komentar:
Posting Komentar