Rabu, 26 Agustus 2026

Tasyakuran dan Pengesahan Pagar Nusa di Blitar, Gus Yusuf Lirboyo Pimpin Pengukuhan 50 Santri

Foto bersama para pendekar Pagar Nusa usai pengesahan di Ponpes Mamba'ul Hikam
Suasana foto bersama para pendekar Pagar Nusa usai pengesahan di Ponpes Mamba'ul Hikam, Mantenan Udanawu, Blitar. (Foto: Istimewa)
Gus Yusuf Lirboyo saat mengesahkan salah satu siswa Pagar Nusa
Gus Yusuf Lirboyo saat mengesahkan salah satu siswa Pagar Nusa dalam acara tasyakuran di Ponpes Mamba'ul Hikam, Blitar. (Foto: 
Rabu, 26 Agustus 2026  |  Pagar Nusa, Blitar, Pengesahan, Gus Yusuf

MAJAPOST.COM – Pondok Pesantren Mamba'ul Hikam di Mantenan, Udanawu, Blitar, menjadi saksi gelaran tasyakuran dan pengesahan siswa baru Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh tokoh senior Pagar Nusa, Gus Yusuf dari Lirboyo, Kediri.

Sebanyak 50 santri resmi dikukuhkan sebagai anggota Pagar Nusa dalam acara yang digelar pada Selasa (25/8/2026). Pengesahan ini merupakan bagian dari proses pembinaan kader dan pelestarian pencak silat di lingkungan pesantren yang terus digalakkan Pagar Nusa di berbagai daerah.

Gus Yusuf Pimpin Langsung Pengukuhan

Kehadiran Gus Yusuf dalam acara ini menjadi momen istimewa bagi para santri yang baru dikukuhkan. Beliau merupakan salah satu tokoh sentral Pagar Nusa yang hingga kini terus mengawal dan mengembangkan organisasi pencak silat yang berada di bawah naungan Nahdlatul Ulama ini.

Dalam sambutannya, Gus Yusuf menekankan pentingnya pembinaan mental dan spiritual bagi para pendekar muda Pagar Nusa. Ia berharap para santri yang baru disahkan dapat menjadi generasi yang tangguh, berakhlak mulia, dan siap menjaga kehormatan NU serta bangsa.

📌 Pesan Gus Yusuf untuk Santri Baru

  • Jaga kehormatan — Jagalah nama baik Pagar Nusa dan NU di mana pun berada.
  • Rendah hati — Ilmu silat bukan untuk kesombongan, melainkan untuk menjaga diri dan sesama.
  • Perbanyak silaturahim — Dekatkan diri kepada para kiai dan ulama.

Tasyakuran dan Rangkaian Acara

Acara tasyakuran ini merupakan puncak dari rangkaian latihan yang telah dijalani oleh para santri selama beberapa bulan. Proses pengesahan menjadi tanda bahwa mereka telah dinyatakan lulus dan sah menjadi anggota Pagar Nusa.

Rangkaian acara biasanya meliputi uji fisik, tes mental, hingga pemberian ijazah atau wirid khusus yang menjadi bekal spiritual bagi para anggota baru. Tradisi seperti ini telah berlangsung lama di lingkungan Pagar Nusa sebagai bagian dari pembinaan kader yang utuh.

Kehadiran aparat keamanan setempat juga turut memeriahkan dan mengamankan jalannya acara, menunjukkan sinergi yang baik antara Pagar Nusa dengan aparat dalam menjaga ketertiban kegiatan masyarakat.

Pagar Nusa, Pencak Silat Kebanggaan NU

Pencak Silat Pagar Nusa merupakan badan otonom Nahdlatul Ulama yang didirikan pada 3 Januari 1986 di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri. Kehadirannya menjadi wadah bagi para santri dan masyarakat untuk mempelajari seni bela diri yang sarat dengan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Kegiatan pengesahan dan tasyakuran seperti di Blitar ini menjadi bukti nyata bahwa Pagar Nusa terus berkembang dan mencetak kader-kader tangguh yang siap menjadi "pagar" bagi ulama, bangsa, dan negara.

Pesan Redaksi: MAJAPOST.COM mengapresiasi gelaran tasyakuran dan pengesahan Pagar Nusa di Blitar. Semoga para santri yang baru dikukuhkan dapat menjadi generasi penerus yang membanggakan dan menjaga nilai-nilai luhur pencak silat serta Nahdlatul Ulama.

Informasi dan berita terkini : MAJAPOST.COM

Postingan Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Database Artikel

    paling banyak dibaca