Breaking News

8/recent/ticker-posts

Header

Bertekad Setia Kepada NKRI Simpatisan JAD Samarinda mengucapkan Ikrar


Simpatisan JAD Samarinda bertekad dan berjanji untuk kembali setia kepada Kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan mengucapkan ikrar setia kepada NKRI, bertempat di Polresta Samarinda Jl.  Slamet Riyadi No. 01 Kel. Sei Kunjang Samarinda, Kamis (22/04/2021).


Ikrar tersebut di saksikan langsung oleh Kombespol Arif Budiman, Sik, MSi (Kapolresta Samarinda) beserta Jajaran Pejabat Inti di Polresta Samarinda.

Acara yang dibuka dengan pengumandangan Lagu Indonesia Raya tersebut berisikan poin sebagai berikut :

Demi Allah, saya bersumpah bahwa:

- Saya akan kembali kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan siap mengakui kedaulatan NKRI.

- Saya akan kembali kepada pemahaman Islam yang sesuai dengan pemahaman Ahli Sunah Wal Jamaah.

- Saya tidak akan bergabung dengan kelompok-kelompok yang bertujuan memecah belah NKRI dan menolak segala bentuk paham radikal dan intoleran.

- Saya mengakui Pancasila dan Undang-Undang 1945 sebagai Dasar Negara dan akan mentaati hukum serta Perundang-undangan yang berlaku di NKRI.

Dalam sambutanya, Kapolresta berharap bahwa ikrar yg dilakukan oleh  Sdr. M tersebut sungguh-sungguh atas kesadaran sendiri :

"Kami merasa bangga kepada Sdr. M karena kesadarannya telah kembali kepada negara Kesatuan Republik Indonesia. Apabila sekembalinya Sdr. M kepangkuan NKRI mendapatkan gangguan dari pihak lain maka mulai sekarang  akan menjadi tanggung jawab kami untuk melindungi warganya." Tandas Kapolresta Samarinda.

Ikrar tersebut merupakan bentuk implementasi hasil program deradikalisasi yang sudah dilakukan Oleh Polresta Samarinda, BNPT dan Densus 88. 

"Ikrar setia ini dilakukan secara sadar dan tanpa paksaan, sehingga keinginan untuk kembali ke NKRI berasal dari individu Yang bersangkutan," ucap Okky Aryano, SH, Sik

Keterlibatan dari MR dalam Jaringan JAD samarinda sudah terbilang sangat dalam dan yang bersangkutan sempat diamankan pada saat terjadinya Bom Gereja Oikumene Sengkotek tahun 2016 lalu. 

Dengan diucapkannya ikrar setia kepada NKRI, MR diharapkan dapat menjadi agen yang membantu Polri dan pemerintah untuk memberikan pencerahan bagi orang-orang di sekitarnya, sehingga dapat menghambat proses penyebaran radikalisme di Indonesia khususnya di Kota Samarinda.

Posting Komentar

0 Komentar