Breaking News

8/recent/ticker-posts

Header

Sejumlah Aktifis Lingkungan Mojokerto Gelar Aksi #STOP MAKAN PLASTIK

 
Sejumlah muda mudi aktifis lingkungan menggelar aksi #STOP MAKAN PLASTIK, pada sabtu siang (10/4/2021) di depan Aloon Aloon Kota Mojokerto, Jalan Majapahit.

Aksi yang di bumbuhi teatrikal dengan membawa replika bumi yang di penuhi oleh sampah plastik ini di dasari oleh keprihatinan akan sampah plastik dan sterofom yang tercecer di daerah yang di lintasi Sungai Brantas dari Batu, Malang, Kediri, Tulungagung, Jombang, Mojokerto, Sidoarjo dan Surabaya..

Mereka membawa berbagai spanduk bertuliskan : #2021 Stop Makan Plastik, Mojokerto Butuh Perda Larangan Platik Sekali Pakai, Pak Polisi Ojo Buang Plastik Ke Laut, Prei Mangane - Prei Ngombe - Prei Plastik, Sampah Plastik Keleleran Mojokerto Butuh TPST3R, dan lain lain.

Diantara tuntutan yang di sampaikan adalah meminta Pemkab Mojokerto untuk :

- Menyediakan  Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) 3R (reduce, reuse, recycle) di setiap desa. Agar setiap desa zero waste atau tidak menghasilkan sampah.
    
- Mendorong adanya Perda tentang pelarangan dan pengurangan pemakaian plastik sekali pakai karena hak tersebut merupakan musuh kita bersama.

Para aktifis juga bersama sama meneriakkan Ikrar Pemuda Indonesia yang berisi :

"Kami pemuda Indonesia, akan mendukung pemerintah untuk mewujudkan Indonesia bebas sampah plastik dan penegakan hukum kepada pihak yang menyebabkan pencemaran plastik."

"Kami Pemuda Indonesia berjanji :
1. Mengurangi sampah plastik sekali pakai.
2. Menggunakan produk yang bisa di pakai berulang kali.
3. Memisahkan sampah organik dari sampah unorganik.
4. Menolak cara pembakaran sampah.
5. Mendukung produksi produk berkelanjutan dan mengutamakan produk lokal segar dan alami tanpa kemasan plastik.

Aktifis juga berpesan kepada masyarakat agar menghindari dan mengurangi sampah plastik : "Apa yang kita buang adalah apa yang kita makan, 80% ikan di Brantas mengandung mikro plastik zat yang sangat berbahaya. Sedangkan lebih dari 6 juta penduduk terutama di Mojokerto menggantungkan hidup dari ais Sungai Brantas"

Posting Komentar

0 Komentar