Breaking News

8/recent/ticker-posts

Header

Polres Tarakan Diserang Seorang Pria Dengan Melakukan Pelemparan Batu Bata


Mako Polres Tarakan mengamankan seorang laki laki setelah melakukan pelemparan sebuah batu bata yang mengakibatkan kaca depan Mako Penjagaan Polres Tarakan pecah, Minggu (25/4/2021) sekitar jam 10.25 WITA.

Mulanya sekitar jam 10.20 WITA pada saat dua orang anggota penjagaan Bripka Rones dan Bripda Pungkas sedang berjaga dan duduk di ruang depan Penjagaan Mako Polres Tarakan.

Tiba-tiba datang tersangka dengan tanpa kata-kata langsung melakukan pelemparan terhadap Mako Polres Tarakan dengan menggunakan sebuah potongan batu bata sehingga mengakibatkan kaca depan penjagaan Mako Polres Tarakan dalam keadaan pecah.

Setelah melakukan  pelemparan, tersangka tersebut langsung mengamuk sambil berteriak : "Tembak saja saya, bunuh saja saya...".

Melihat kejadian tersebut KSPK IPDA Amiruddin Huzain langsung mendekati tersangka dengan maksud untuk membujuk agar tenang,  setelah itu Bripka Ridwan datang dari belakang langsung melakukan bantingan terhadap tersangka sehingga terjatuh dan dibantu anggota jaga lainnya langsung memborgol tersangka. 

Setelah itu tersangka langsung di amankan dan dibawa ke ruang Jatanras untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

Setelah dilakukan pendalaman, menurut pengakuan tersangka alasan melempar kaca Penjagaan Mako Polres Tarakan adalah karena tersangka merasa Polisi sering sadap handphone miliknya. 

Dalam pemeriksaan didapati dalam handphone miliknya terdapat foto foto berkuatan kebencian terhadap Polisi/TNI dan terhadap umat salah satu agama tertentu.

Tersangka melakukan pelemparan terhadap Mako Polres Tarakan dikarenakan adanya indikasi kebencian terhadap Instansi Polri serta terhadap salah satu Agama.

Tersangka melakukan pelemparan tidak dalam pengaruh apa pun baik alkohol mau pun yg lainnya. 

Saat ini tersangka telah diamankan dan dilakukan pemeriksaan secara intensif dari maksud dan tujuan atas tindakan yg dilakukan tersangka tersebut.

Posting Komentar

0 Komentar