Breaking News

8/recent/ticker-posts

Header

Polres Mojokerto Kota Bongkar 16 Kasus Kriminal Dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat)


Satreskrim dan satuan Sabhara Polres Mojokerto kota berhasil membongkar 16 kasus kriminal dalam Operasi Pekat Semeru yang dilaksanakan sejak 22 Maret - 2 April 2021.

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Deddy Supriyadi, S.I.K, M.I.K dalam Konferensi Pers di halaman Markas Polres Mojokerto Kota Jl. Bhayangkara Mojokerto, Jumat (9/4/2021) memberikan rekapitulasi hasil terkait operasi tersebut :


"Dari penentuan 7 target operasi alhamdulillah semuanya bisa terungkap. Dan ternyata surplus, dari 7 target yang ditentukan ternyata menghasilkan 16 kasus dengan tersangka 18 orang, 3 diantaranya adalah wanita." kata Kapolres.


Lebih lanjut Kapolres menjelaskan dari 16 kasus tersebut terdapat 1 kasus prostitusi, perjudian 12 kasus baik judi togel, kartu remi maupun kartu lintrik, kasus premanisme 2 kasus, serta senjata api 1 kasus. 

Pemilik senpi tersebut adalah warga Pasuruan yang akan melakukan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota. Dari tangan tersangka disita sebuah senpi dan kunci letter T.

Untuk kasus perjudian disita barang bukti berupa uang tunai 2 juta, 6 unit HP, 6 set alat bermain judi, 2 ATM, serta 1 bendel rekapan judi togel.


Di kasus prostitusi ditemukan bukti sprei kasur warna putih, sarung bantal, dan 1 buah handuk. TKP prostitisi di salah satu hotel di Mojokerto dimana seoran pria menjual istrinya 1,5 juta sekali kencan.

Dalam penggrebekan oleh Satreskrim Polres Mojokerto Kota, juga di sita bukti berupa uang 1 juta, KTP, serta obat kuat.

Untuk kasus premanisme modus yang di jalankan adalah penjambretan, dari kasus tersebut disita perhiasan emas seberat 15,6 gram serta 1 unit HP.


Dalam operasi miras di sita 1.120 botol miras dengan bebagai macam merek. Operasi pekat ini menurut Kapolres adalah untuk mengantisipasi kenikmatan dalam beribadah di bulan Ramadhan. 

Posting Komentar

0 Komentar