Breaking News

8/recent/ticker-posts

Header

Pendaftaran Penerima Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) Kota Samarinda di Buka Hari Ini


Dinas Koperasi dan UKM Kota Samarinda mengumumkan pendaftaran penerima Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) 2021 telah dibuka hari ini, Jumat (16/4/2021).

Penyaluran BPUM Kota Samarinda didasarkan atas  :

  1. Peraturan Menteri Koperasi dan UKM RI Nomor 2 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Koperasi dan UKM RI Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pedoman Umum Penyaluran Bantuan Pemerintah bagi Pelaku Usaha Mikro untuk Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional dalam rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional serta Penyelematan Ekonomi Nasional pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19); 
  2. Petunjuk Pelaksanaan Deputi Bidang Usaha Mikro Nomor 03 Tahun 2021 tentang Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM); 
  3. Surat Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM RI Nomor 171 / SM / III / 2021 Tanggal 23 Maret 2021 tentang Pemberitahuan Program Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM); 
  4. Surat Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM RI Nomor 172 / SM / III / 2021 Tanggal 23 Maret 2021 tentang Usulan Tim Kelompok Kerja (POKJA) Penyaluran Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM); 
  5. Surat Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM RI Nomor: 256 / Dep.2 / IV / 2021 Tanggal 06 April 2021 tentang Program Penyaluran BPUM 2021.

BPUM yang diberikan dalam bentuk uang sejumlah Rp1.200.000,00 (satu juta dua ratus ribu rupiah) sekaligus untuk pelaku Usaha Mikro yang memenuhi kriteria tertentu.

Pendaftaran penerima BPUM Kota Samarinda dilaksanakan mulai 16 April sampai dengan 22 April 2021. Pendaftaran di Kecamatan masing masing sesuai domisili KTP Kota Samarinda.

Persyaratan Pendaftaran :
  1. Foto copy KTP domisili Kota Samarinda
  2. Foto copy Kartu Keluarga
  3. Foto copy ijin usaha NIB / Surat Keterangan Usaha (SKU) dari kelurahan yang masih aktif.
  4. Surat Pernyataan Mutlak (SPTJM) + Materai 10.000
  5. Bukan ASN/TNI/POLRI/Pegawai BUMN/BUMD
  6. Tidak sedang menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) atau pinjaman di bank manapun.
  7. Berkas dimasukan ke dalam map.



Posting Komentar

0 Komentar