Breaking News

8/recent/ticker-posts

Header

Koper Misterius Diduga Berisi Bom Membuat Panik Warga Pungging, Mojokerto


Teror bom yang sering terjadi akhir akhir ini di Indonesia membuat masyarakat agaknya lebih waspada. 

Begitu juga dengan Safira Fatmawati (18) seorang penjual gado gado warga Dusun Ketok, Desa Tunggal Pager, Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto. 


Wanita tersebut melaporkan ke Polisi akan adanya koper misterius berwarna silver yang di titipkan seseorang padanya karena takut berisi bom, selasa (6/4/2021).


Menurut Safira, awalnya pada pukul 11.30 seorang pria turun dari mobil penumpang seorang diri, lalu mampir ke warung Safira untuk membeli es cincau.


"Pria itu mengaku dari Banyuwangi. Beli es janggelan (cincau) di warung saya." kata Safira

Lebih lanjut Safira menjelaskan ciri ciri pria tersebut kurus berkulit putih, memakai sorban dan kopyah hitam, serta kaos lengan panjang dan bersepatu. 

Setelah minum es cincau pria tersebut memberikan selembar uang 5.000 pada Safira. Namun saat di beri kembalian uang 2.000 pria tersebut menolak dan menitipkan kopernya pada Safira lalu pergi jalan kaki.

Dikira mau sholat, ternyata hingga pukul 16.00 pria tersebut tak kunjung kembali, Safira pun mulai was was. Karena hujan, koper yang diletakkan di bawah meja tersebut kemudian di pindahkan oleh Safira, namun saat di angkat terasa berat.

Karena takut koper kecil berwarna silver tersebut berisi bom atau narkoba, Safira pun melaporkan kepada Pak RT. Dengan sigap Ketua RT pun melaporkan pada Polisi.

Berita koper misterius ini segera menyebar di media sosial sehingga warga sekita Kecamatan Pungging dan Mojosari yang kebetulan berbatasan dekat dengan lokasi di buat panik.

Polisi pun segera mengamankan lokasi dengan Police line dan menglilingi TKP dengan bersenjata lengkap. Tim Gegana Satbrimob Polda Jatim datang pukul 18.00 untuk menangani koper tersebut.

Dalam keterangannya Kaplolres Mojokerto Donny Alexander kepada wartawan menjelaskan : 

"Ini suatu bentuk respon kami untuk memberikan dan juga menenangkan seluruh warga masyarakat, dalam rangka mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan barang yang di curigai. Sehingga kita melaporkan kepada Bapak Kapolda serta Kasat Brimob dan menurunkan Tim Jihandak dari Gegana Polda Jawa Timur. "

"Alhamdulillah setelah di lakukan proses pengecekan menggunakan X-Ray, koper tersebut tidak berisikan barang yang membahayakan. Sehingga Tim dari Jihandak  Brimob Polda Jawa Timur sudah bisa memastikan CLEAR ! barang tersebut adalah berisikan pakaian dan beberapa perlengkapan dari seseorang yang meninggalkan tas tersebut di lokasi" Tegas Kapolres.

Posting Komentar

0 Komentar