Breaking News

8/recent/ticker-posts

Header

Forkopimda Kota Samarinda Siap Amankan Lebaran, Masyarakat Dilarang Mudik 6 - 17 Mei


Forkopimda Kota Samarinda menggelar  Rapat Koordinasi Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1442 H di Masa Pandemi Covid 19 Dalam Rangka Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Mahakam 2021 di Kota Samarinda, Rabu,Tanggal 28 April 2021, Pukul 09.30 Wita bertempat di Lantai 2 Ruang Aula Polresta Samarinda.

Hadir dalam rapat tersebut antara lain : 

Kombes Pol Arif Budiman,SIK, MSI (Kapolresta Samarinda), Dr. H. Andi Harun, ST,SH,MSi (Walikota Samarinda). AKBP Eko Budiarto, SIK (Wakapolresta Samarinda), Kompol A. Andi S.SH SIK.MM ( Kabag Ops Resta Samarinda), Letkol CPM Teguh Ari Wibowo (Dandenpom IV / 1 Samarinda), Seluruh OPD Kota Samarinda, Jajaran Kapolsekta Resta Samarinda, Para Camat dan Lurah Se-Kota Samarinda, dan tamu undangan sekitar 40 orang.

Kombes Pol Arif Budiman,SIK, MSI (Kapolresta Samarinda). menyampaikan beberapa poin :

"Rapat koordinasi yang kita lakukan pada hari ini merupakan salah satu tahapan manajerial dalam rangka mengecek kesehatan menjelang pelaksanaan operasi ketupat makam 2021."

"Kegiatan ini akan menjadi penyampaian pesan penting kepada masyarakat kota Samarinda tentang mekanisme pelaksanaan dalam menyambut hari raya Idul Fitri 1440 Hijriyah di masa pandemi covid 19."

"Dalam menghadapi era Idul Fitri tahun ini pemerintah mengeluarkan sejumlah kebijakan pelarangan mudik lebaran lantaran untuk mengendalikan pandemi covid 19 yaitu pemerintah melarang masyarakat pergi mudik lebaran pada periode tanggal 6/17 Mei 2021 mendatang, operator transportasi pun dilarang untuk beroperasi pada masa itu terkecuali bagi mereka yang memiliki izin khusus melakukan perjalanan diperbolehkan asalkan sesuai dengan aturan yang diatur."

"Polresta Samarinda dalam hal ini telah melakukan perencanaan langkah-langkah dalam menghadapi hari raya idul fitri salah satunya dengan mendirikan pos-pos penyekatan di beberapa titik jalur arus lalu lintas dari dan menuju kota Samarinda."

"Kami meminta masukan dan laporan dari stakeholder terkait terkait keadaan terkini sesuatu hal di lapangan nanti kita harapkan operasi ketupat Mahakam dapat berjalan sukses."

"Mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh peserta rakor dan pemangku kepentingan yang terlibat dalam kegiatan ini semoga pengaruh interaksi dengan penuh keikhlasan yang akan menjadi catatan amal ibadah dia Tuhan Tuhan Yang Maha Esa." Kata Kapolresta

Sedangkan Dr. H. Andi Harun, ST,SH,MSi (Walikota Samarinda) dalam sambutanya menyampaikan :

"Terkait pelaksanaan program pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah, progres setiap harinya semakin tinggi dalam rencana pembangunan jangka panjang daerah sebagai bagian tidak terpisahkan dari rancangan rancangan pembangunan jangka nasional."

"Dalam rangka mencapai progres terutama progresivitas perkembangan langsung di lingkungan kita yaitu bidang ekonomi, sosial dan organisasi kemasyarakatan yang dilakukan oleh para camat dan lurah di lingkungan masing-masing."

"Terima kasih atas upaya dalam penanggulangan konflik sosial yang tidak pernah lelah berkat upaya teman-teman dilapangan dan syukur alhamdulillah dalam hampir dua bulan ini kita melakukan peningkatan intensitas upaya penanggulangan konflik tidak terjadi."

"Terkait Pandemi Covid 19 berdasarkan data bahwa di seluruh kecamatan yang ada di Kota Samarinda masih dalam zona kuning dan orange dan adanya aktivitas malam yang harus kita kendalikan dan ini tentu tidak cukup dengan aparat pemerintah saja."

"Kawasan krusial yang berdiri Cafe disekitar jl.Siradj Salman dan M. Yamin bisa memicu naik turunnya potensi penyebaran sehingga dibutuhkan kesadaran untuk mengantisipasi dengan  koordinasi dengan Kapolsek dan Koramil dengan mengedepankan Bhabinkamtibmas."

"Alhamdulillah kita sudah lepas dari zona krisis terakhir di Kec. Samarinda ulu dan di awal pemerintahan saya hampir semua wilayah masuk zona krisis dan peningkatan intensitas termasuk meninggalnya rekan - rekan dari TNI Polri di lapangan."

"Pemerintah Kota sangat mengapresiasi kegiatan rutin yang sudah berjalan terhadap upaya penanggulangan covid-1, pengendalian operasi tempat hiburan dan upaya percepatan penanggulangan covid 19 dikota Samarinda."

"Khususnya kawasan Citra niaga agar tiap malam kita laksanakan himbauan dan sosialisasi terkait prokes mencegah penyebaran Covid 19."

"Pemerintah memberikan kesempatan aktivitas ekonomi kepada masyarakat dengan ketentuan tetap mematuhi protokol kesehatan dan meningkatkan tingkat intensitas dan kualitas kolaborasi kegiatan TNI Polri yang telah diuji dengan sangat baik di lapangan."

"Kebijakan Pemkot Samarinda agar seluruh pimpinan OPD, Camat dan Lurah di Kota Samarinda agar secara maksimal dalam pelaksanaan Operasi Ketupat sehingga dapat berjalan sesuai yang kita harapkan." Demikian kata Walikota.

Selanjutnya Letkol CPM Teguh Ari Wibowo (Dandenpom IV / 1 Samarinda) juga menyampaikan hal sebagai berikut :

"Kami mendukung kegiatan yang dilakukan pemerintah kota Samarinda sehingga kami siap bersinergi dengan Kapolresta Samarinda demi kepentingan seluruh masyarakat kota Samarinda."

"Pada umumnya kegiatan yang kami lakukan saat ini selalu berkoordinasi dengan rekan kami Polresta Samarinda dan  rekan-rekan yang ada di jajaran Pemkot Samarinda termasuk yang kami laksanakan yaitu himbauan pemakaian masker dan menjaga jarak."

"Angka penyebaran Covid 19 semakin menurun yang terkonfirmasi dan alhamdulillah berkat upaya dari seluruh instansi yang ada di kota Samarinda masyarakat semakin sadar akan pentingnya pelaksanaan protokol kesehatan."

"Selama ini dalam penerapan protokol kesehatan kapasitas dari cafe sudah mengikuti prokes yakni pengunjung  hanya berisi 50% dan kami siap menunggu arahan dari pak wali dan Kapolres apabila ada penerapan penyuluhan yang termasuk pengamanan lebaran kami akan siap mendukung dalam pelaksanaan pengamanan lebaran." Demikian sambutan Letkol Teguh

Di akhir sambutan Kompol A. Andi S,SH.SIK.MM (Kabag Ops Resta Samarinda) menyampaikan :

"Kami akan memaparkan terkait rencana kegiatan operasi ketupat di masa pandemi covid 19 sesuai dengan instruksi dari bapak presiden Jokowi bahwa tahun ini sudah memasuki tahun ke 2 pemerintah melarang kita untuk melaksanakan mudik bagi masyarakat maupun ASN dan TNI Polri."

"Terkait dengan kegiatan operasi ketupat ini kami akan memaparkan dari perencanaan pengorganisasian pelaksanaan dan pengawasan serta dari segi pengendalian."

"Tugas pokok dari operasi Kepolisian merupakan operasi kepolisian yang mana melibatkan dari instansi terkait dalam pengamanan perayaan Idul Fitri dengan mengedepankan upaya preemtif, preventif dan kegiatan intelijen serta perlindungan hukum."

"Pemaparan ini kami lakukan agar kita tahu bagaimana cara?, Apa yang harus kita lakukan? Berbuat apa? Karena secara situasi Samarinda terdiri dari 10 kecamatan dan 59 kelurahan kemudian tempat ibadah masjid terdiri dari 202 rumah, Pelabuhan Udara dan Sungai 2,  Terminal 3 atau Pusat Perbelanjaan ada 6 dan tempat rekreasi ada 2 sasaran kegiatan pengamanan idul fitri dalam operasi ketupat yaitu pusat perbelanjaan pendisrribusian sembako atau BBM yaitu ketersediaan terhadap masyarakat jalur mudik lebaran yang sesuai intruksi gubernur."

"Bahwa intinya kita melakukan pengecekan atau pengecekan baik yang masuk atau ke luar kota Samarinda baik udara maupun darat dan laut pelabuhan tempat rekreasi ,tempat ibadah dari ancaman kelompok teror dan objek vital tertentu." 

"Secara umum kegiatan operasi ketupat ini merupakan bentuk pemeliharaan keamanan yang dilaksanakan oleh fungsi lalu lintas dengan didukung fungsi operasional kepolisian lainnya."

"Mengutamakan tindakan preemtif dan preventif untuk target operasi pada saat menjelang Idul Fitri yaitu kawasan keramaian atau dua jalur jalan dan kawasan tertentu yang diberlakukan kegiatan kebijakan lintas 3 pintu masuk dan kuat arus jalan tol bandar udara dan pelabuhan yang termasuk luar pasar mall pertokoan dan perbelanjaan yang mungkin akan mengalami peningkatan sehingga harus antisipasi untuk tidak terjadi tindak pidana." Tandasnya.

Posting Komentar

0 Komentar