Breaking News

8/recent/ticker-posts

Header

Turki Diguncang Gempa Magnitudo 6,6 Hingga Terjadi Sunami Kecil

 

Gempa berkekuatan 6,6 terjadi pada hari Jumat (30/10/2020) di Laut Aegea, di lepas distrik Seferihisar Izmir. Berdasarkan informasi yang dibagikan AFAD hari ini pukul 01.30 waktu setempat, sedikitnya 20 orang tewas dan 799 orang luka-luka akibat gempa tersebut.

Menurut informasi masyarakat dan video amatir yang berededar di Turki, ombak laut naik ke daratan atau terjadi sunami sehingga mengakibatkan beberapa orang meninggal. Menurut berita penyiar publik Yunani ERT, di pulau Samos, dua orang anak kehilangan nyawa di bawah tembok yang runtuh dan delapan orang luka-luka.

Gubernur İzmir Yavuz Selim Köşger mengatakan bahwa sekitar 70 orang telah dipindahkan dari puing-puing. AFAD mengumumkan bahwa upaya penyelamatan telah dimulai di 17 gedung di wilayah tersebut, empat di antaranya telah selesai pada Sabtu 01.30, dan pencarian berlanjut di 13 gedung.

Lembaga Kementrian Turki mengatakan, "Tim SAR kami bekerja di awal setiap bangunan dan setiap bangkai kapal. 1.227 tim SAR bekerja. Bulan Sabit Merah dan organisasi bantuan lainnya menyediakan sup panas dan makanan untuk 12 ribu orang".

AFAD mengumumkan bahwa 960 tenda, 4.500 selimut, 3.672 tempat tidur dikirim ke wilayah tersebut dengan tiga pesawat kargo militer, dan tiga dapur mobile tipe lapangan telah diangkut.

Tiga helikopter, 11 perahu penjaga pantai, dan satu tim selam ditugaskan untuk kegiatan pencarian dan penyelamatan di laut. AFAD juga menyatakan bahwa setelah gempa, ada 277 gempa susulan di Laut Aegea, 25 di antaranya lebih besar dari Magnitudo 4.

Jalan raya İzmir-Turgutlu ditutup untuk lalu lintas sepihak ke arah İzmir. Kota Metropolitan Istanbul mengumumkan bahwa tim akan dikirim untuk memberikan makanan panas kepada 4 ribu orang selama 10 hari.

Presiden Urusan Agama Prof. Dr. Ali Erbaş menjelaskan bahwa setelah gempa bumi di İzmir, warga yang tidak dapat memasuki rumah mereka dapat tinggal di masjid yang sesuai selama mereka mau di bawah bimbingan pejabat agama.


Posting Komentar

0 Komentar