Breaking News

8/recent/ticker-posts

Header

Akhirnya Ricuh ! Aksi Tolak Omnibus Law Tak Indahkan Himbauan Polisi | Kota Samarinda


Karena melampaui batas waktu unjuk rasa, mahasiswa Kota Samarinda yang berunjuk rasa di kantor DPRD Propinsi Kalimantan  Timur pukul 19.00 WITA dibubarkan polisi setelah Wakil Gubernur Kaltim menemui pengunjuk rasa dan belum ada titik temu antara pengunjuk rasa dan pemerintah Propinsi (12/10/2020).

Dalam aksi ini mahasiswa yang tergabung dalam Aksi Mahasiswa Kaltim Melawan (AKM) menuntut pemerintah untuk turut serta mendukung dan menandatangani memorandum menolak UU Omnibus Law.

Sebanyak 23 orang provokator pada aksi unjuk rasa di amankan oleh pihak Polresta Samarinda, dan terdapat 8 orang luka dalam insiden tersebut di larikan ke RS terdekat. Aksi selesai pukul 22.00 WITA pengunjuk rasa berangsur membubarkan diri.

Posting Komentar

0 Komentar