Breaking News

8/recent/ticker-posts

Header

Wisata Petik Jeruk Mojokerto Mulai Dibuka, Warga Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Jombang Mulai Menyerbu



Hari ini (12/09/2020) Wisata Petik Jeruk di Kabupaten Mojokerto mulai dibuka, para pecinta wisata agro dari berbagai daerah di Jawa Timur mulai menyerbu. Lokasi yang di buka diantaranya di Dusun Kepuhsari, Desa Kepuharum, Kecamatan Kutorejo. Juga beberapa titik kebun di Desa Jrambe dan Desa Sumbersono, Kecamatan Dlanggu.

Tempat wisata ini hanya dibuka setahun sekali tergantung kapan bisa dipanen, biasanya diantara bulan 7 hingga bulan 9. Untuk di Kecamatan Dlanggu, lokasi kebun jeruk biasanya dibuka secara bergantian setiap hari sabtu dan minggu, jadi satu lahan hanya buka satu hari. 

Namun jangan khawatir di sini banyak terdapat kebun jeruk, kita bisa memilik kebun mana yang buahnya masih banyak dan matang. Sedangkan di Desa Kepuharum, Kecamatan Kutorejo akan di buka full hari sabtu dan minggu besok.

Tiket masuk kebuh hanya dihargai 10.000 rupiah untuk dewasa, sedangkan anak anak 5.000 rupiah. Kita sudah bisa memetik jeruk sepuasnya, namun harus bayar lagi saat keluar tergantung berapa berat jeruk yang sudah kita ambil. Setiap 1 Kg jeruk kita harus merogoh kocek lagi namun sangat murah yakni sebesar 10.000 rupiah.

Menurut salah seorang penjaga kebun milik Pak Hadi di Desa Jrambe, untuk merawat kebun jeruk dari tanam hingga panen pertama membutuhkan waktu antara 2,5 sampai 3 tahun, selanjutnya hanya bisa panen setahun sekali di musim kemarau. Inilah kenapa musim panen jeruk sangat di nanti nanti para pecinta wisata agro.



Hari ini nampak para wisatawan pemetik jeruk datang dari luar kota diantaranya, Surabaya, Gresik, Lamongan, Sidoarjo, Jombang dan lain lain. Bahkan ada langganan dari Lamongan setiap tahun yang datang membawa secara rombongan dengan menumpang Kereta Kelinci.

Menurut pasangan wisatawan dari Surabaya menuturkan : "Memetik jeruk itu ada kepuasan tersendiri mas dari pada harus beli kiloan dari pedagang, ya.. sambil jalan jalan lah nyenengin anak anak." pungkasnya.

Posting Komentar

0 Komentar