Breaking News

8/recent/ticker-posts

Header

Usia 69 Tahun Kak Seto Masih Sanggup Koprol, Meroda, Lompat Tinggi, Pull Up, dan Bermain Layaknya Anak Anak

Foto tangkapan layar akun @kaksetosahabatanak

Di usia yang ke 69 tahun, Seto Mulyadi atau yang akrab di panggil Kak Seto meski sudah berusia lanjut kesehatannya tak kalah dengan orang muda. Beliau masih sanggup melakukan gerakan ketangkasan berlari, pull up, meroda (memutar tubuh kesamping dengan dua tangan sebagai tumpuan) dan bermain layaknya anak anak.

Aksi ini sering di tunjukkanya dalam video videonya di Instagram, salah satunya nampak pada video di akun @kaksetosahabatanak, Kak Seto berlarian, melompat, meroda memanjat, dan bergelantung di tempat bermain. Video pendek tersebut memang diperuntukkan untuk anak anak sebagai edukasi bahaya virus covid-19. Kak Seto memberikan edukasi bagaimana mencegah virus corona melalui sebuah lagu.

Tak banyak orang seusianya yang mampu melakukan hal tersebut, bahkan pakar gym sekaligus youtuber papan atas Indonesia Deddy Corbuzier bersama Gilang Dirga (interpersonater) dan dua orang tamu popcast lain memuji aksinya melalui salah satu video podcast nya di akun youtube berjudul "KALAU PAK JOKOWI KE PODCAST DEDDY CORBUZIER".

Dr. Seto Mulyadi, S.Psi., M.Si. (lahir di Klaten, 28 Agustus 1951; umur 69 tahun) atau biasa dikenal sebagai Kak Seto adalah psikolog anak dan pembawa acara televisi untuk anak-anak bersama dengan Henny Purwonegoro. Ia juga menjabat ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak. Seto Mulyadi memiliki seorang saudara kembar laki-laki bernama Kresno Mulyadi yang adalah seorang psikiater anak di Surabaya, dan satu - satunya seorang kakak bernama Maruf Budiharjo Mulyadi. (wikipedia)

Kontribusi Kak Seto dalam dunia edukasi dan proteksi anak anak di Indonesia sudah tak terhitung banyaknya. Karya karya dalam pengabdiannya selama hampir 50 tahun sudah mewarnai kehidupan anak anak sejak beliau masih kuliah di tahun tujuh puluhan. 

Bagi yang lahir di generasi 80-90 an pasti tidak asing dengan karya beliau sebuah program televisi untuk anak bertajuk Si Komo, program serial boneka di tahun 1991 an tersebut tayang di TPI, Karakter Si Komo yang lucu bersama kawan kawanya Dompu (domba putih), Belu (bebek lucu), Ulil (si ulat kecil), dan Piko (sapi kocak) menanamkan pesan pendidikan dan moral kepada anak anak yang dikemas dengan kocak.

Karya tulis Kak Seto juga banyak diantaranya Kakak Batik (2014), Anak, Sahabat, dan Guruku (1997), Home Schooling Keluarga Kak-Seto (2007), Kiat Menghadapi Anak Kembar (1996). Dan masih banyak karya lain yang melegenda seperti lagu lagu anak anak salah satunya adalah Si Komo.

Saat ini selain terus mengedukasi anak anak melalui akun media sosialnya, sebagai Ketua Komnas Perlidungan Anak tentunya Kak Seto menjadi tumpuan harapan bagi anak anak Indonesia dalam hal perlindungan baik fisik maupun mental.

Berikut video aksi Kak Seto :

Posting Komentar

0 Komentar