Breaking News

8/recent/ticker-posts

Header

Tergiur Dapatkan Samurai Roll Jepang, Warga Desa Ngroto Kabupaten Malang Digendam Dukun 18 Milliar

Bisnis abal abal yang tergolong modus lama ini masih saja memakan korban, kali ini menimpa warga Malang. Karena tergiur keuntungan bisnis Samurai yang bisa menghasilkan keuntungan Trilliunan rupiah, warga Desa Ngroto, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang malah harus kehilangan harta senilai 18 Milliar.

Korban diperdayai oleh tetangganya sendiri Atim Hariono (AH) dan Sutris (S), dua orang yang mengaku sebagai dukun ini menjanjikan dapat mendatangkan Samurai Roll asli dari Jepang secara ghaib. Saat ini kedua tersangka sudah diamankan oleh Kepolisian Resor Kota Batu.

Untuk mendatangkan Samurai secara ghaib kata tersangka kepada korban harus melalui ritual serangkaian ritual yang memerlukan biaya. Awalnya tanpa pertimbangan matang korban rela mengeluarkan uang secara bertahap.

Ritual demi ritual dijalankan namun tak segera mendatangkan hasil, namun korban tak bisa menghentikan niat dan harus terus membiayai ritual karena diancam kalau tidak meneruskan ritual usahanya dari awal akan sia sia. Tak hanya samurai, tersangka juga meminta sejumlah uang untuk digandakan agar korban tidak mengalami kerugian.

Dari situlah korban mulai menyerahkan hartanya secara bertahap hingga total senilai 18 Milliar. Ia pun memutuskan untuk melapor ke Polres Batu. Setelah laporan itulah penyidik mendalami kasus dan ditemukan adanya tindak pidana pada 22 September 2020.

Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama menjelaskan : "Modus itu dilakukan sejak tahun 2016, korban yang juga tetangga pelaku secara bertahap memberikan uang pada AH. Baik melalui transfer atau tunai. Hingga mencapai kurang lebih Rp 18 Miliar," jelas Harvi saat press rilis di Mapolres Batu, Rabu (23/9/2020).

Barang bukti yang di amankan Polisi berupa alat alat ritual seperti keris, samurai, dupa, barang antik, dan buku ritual. Bukti kejahatan berupa ATM, puluhan rekening bermacam Bank dan bukti transfer sejak tahun 2016, mobil Avanza, dan mobil Taft juga turut diamankan.

Dari ungkap kasus tindak kejahatan ini, petugas berhasil mengamankan barang bukti (BB) puluhan ATM dan buku rekening berbagai bank, bukti resi transfer sejak tahun 2016, perangkat ritual seperti dupa, barang antik, keris, buku ritual dan doa, mobil Avansa, dan mobil Taft serta lainnya.

Kini kedua dukun tersebut pun dijerat Pasal 378 tentang penipuan. Kapolres Batu pun berpesan kasus ini bisa jadi pembelajaran masyarakat bahwa zaman sekarang harus berfikir logis jika mencari rezeki.

Posting Komentar

0 Komentar