Breaking News

8/recent/ticker-posts

Header

Siap Lanjutkan Safari Dakwah Ke Jember dan Malang, Syeh Ali Jaber : "Saya Lebih Nyaman Kalau Banser Yang Kawal"


Untuk menjaga kondusifitas pasca insiden penusukan di Lampung terhadap Ulama kebanggan Indonesia yang lahir di Madinah (13/09/2020/), Syeh Ali Jaber tidak berencana untuk menunda atau membatalkan safari dakwahnya di berbagai daerah di Indonesia.

Hal itu diungkapkan melalui video podcast di akun youtube Deddy Corbuzier bersama sahabatnya Gus Miftah yang di unggah (16/09/2020). Beliau mengungkapkan ketidak inginannya jika menunda safari dakwahnya akan memunculkan berbagai macam spekulasi di masyarakat, meskipun luka di lengan kanannya masih belum sembuh.

Syeh Ali Jabir telah menghadiri undangan mengisi pengajian yang digelar di kantor Komunitas Pengusaha Kaya Kecamatan Ajung Kabupaten Jember, Rabu (15/09/2020) Siang. Besok (17/09/2020) belau akan melanjutkan dakwahnya di Malang.

Sebelum keberangkatan ke Jember Beliau menerima banyak tawaran pengawalan dari ormas dan berbagai pihak, demi menjaga keselamatnnya selama melakukan dakwah keliling. Namun walau begitu Syeh Ali Jaber menjatuhkan pilihan untuk di kawal Banser (Barisan Anshor Serba Guna Nahdatul Ulama).

Selain untuk menangkal hoax yang beradar di media sosial tentang penyebutan Banser dalam video amatir penangkapan pelaku penusukan Syeikh Ali Jabir beberapa hari lalu. Syeh Ali Jaber mengaku lebih nyaman jika Banser yang mengawal.

Hal itu terungkap pada tangkapan layar chat Gus Miftah ke Gus Hamid, diperkuat dengan pernyataan Iskandar, staff Ali Jabbir. Menurut Iskandar, Ali Jabir diamanahi oleh Gus Miftah agar selalu mengajak Banser untuk mengawal perjalanan dakwahnya.


“Walapun sebenarnya banyak dari ormas yang menawarkan pengawalan, kami dengan santun menolaknya, disamping itu Syeikh Ali Jabir sendiripun juga mengatakan lebih nyaman dikawal Banser”. ungkap Iskandar kepada pewarta.

Pesan melalui aplikasi WA antara Gus Miftah dan Gus Hamid yang diteruskan kepada  Agus Nur Yasin, Ketua PC GP Ansor Kencong, disambut sigap. Agus memerintahkan kepada Banser Kencong untuk melakukan pengawalan. (dilansir pcnukencong.id)

Gus Miftah berkoordinasi dengan Ketua PC GP Ansor Kencong yang akhirnya menurunkan 10 orang personil banser untuk mengawal Syeh Ali Jaber demi kondusifnya acara di Ajung Jember. Sebelum bertolak ke Malang Syeh melakukan ramah tamah bersama Banser dan berterima kasih serta melakukan foto bersama sebagai bentuk laporan kepada Gus Miftah. 



Posting Komentar

0 Komentar