Breaking News

8/recent/ticker-posts

Header

Insiden Penusukan Syeh Ali Jaber Direka Ulang, Terungkap Pelaku Sudah Merencanakan Dari Rumah


Penyidikan kasus penusukan Syeh Ali Jaber pada 13 September 2020 lalu sudah sampai pada tahap reka ulang (17/09/2020). Tersangka AA (24) dibawa ke TKP menggunakan mobil Polisi Jenis Rantis DPAC 1 Wolf dengan kawalan ketat puluhan petugas Polisi.

17 adegan diperagakan yang di mulai dari rumah tersangka yang hanya berjarak 300 meter dari lokasi Masjid tempat insiden terjadi tepatnya di Gang Kemiri Sukajawa. Terungkap AA sudah merencanakan penyerangan kepada Syeh Ali Jaber sejak pagi dari rumah.

Dia mengambil pisau di dapur rumah neneknya lalu berangkat ke Masjid siang hari dan duduk diantara jamaah lain yang hadir pada sore hari menjelang kejadian. Keluarga mengaku tidak tahu menahu soal rencana AA tersebut. 

Petugas agak kesulitan saat menjalankan kegiatan rekonstruksi dikarenakan ratusan warga turut hadir untuk menyaksikan. Namun setelah membuat pagar betis di depan Masjid akhirnya kegiatan dapat di jalankan dengan lancar.

Adegan berikutnya Syeh Ali Jaber diantar 2 orang panitia naik keatas panggung dan duduk di kursi yang disediakan panitia. Tersangka masih duduk dan mengamati Syeh Ali Jaber untuk menunggu kesempatan. Syeh pun melakukan dialog dengan salah seorang wisudawati tahfidz dan ibunya yang berada di sebelah kiri Syeh. 

Tiba tiba dari arah kanan tersangka berlari keatas panggung dan langsung menikam Syeh Ali Jaber dengan pisau dapur yang dia siapkan dari rumah. Pisau yang diarahkan dengan sasaran leher atau dada secara reflek di tangkis oleh Syeh Ali Jaber sehingga mengenai lengan kanannya.

Beberapa jamaah yang hadir segera bertindak menangkap tersangka dan diamankan di dalam Masjid, kemudian korban dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk segera mendapatkan perawatan.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Z. Panda Ardyad menerangkan : "Didalam rekonstruksi ini telah diperagakan daripada 17 adegan sebagaimana yang di tuangkan oleh tersangka dalam berita acara pemeriksaan pada saat pasca kejadian dan juga selama penetapan tersangka."

"Tadi juga disaksikan oleh Jaksa Penuntut Umum yang mana kami sudah mengirimkan SPDP kepada Kejaksaan Negeri Negeri Kota Bandar Lampung. Tersangka AA memperagakan sesuai dengan kejadian." Pungkasnya. 

Posting Komentar

0 Komentar