Breaking News

8/recent/ticker-posts

Header

Geram Rakyatnya Dilecehkan Warga Negara Asing, Laskar Mojopahit Turun Gunung Serbu Pabrik PT. Bonvast Indo Sukses Mojokerto


Kelompok masyarakat warga Desa Sampang Agung Kabupaten Mojokerto yang mengatas namakan Dewan Adat Mojopahit menggelar aksi unjuk rasa di Pabrik PT Bondvast Indo Sukses sejak 25 September 2020. Aksi tersebut merupakan buntut dari tindakan pelecehan seksual oleh warga negara asing terhadap beberapa karyawan wanita di pabrik tersebut.

Dengan mengenakan pakaian warna hitam, Laskar Mojopahit (julukan para penggiat budaya dan sejarah Mojopahit) membentangkan spanduk di depan pabrik mebelair tersebut di Jalan Raya Mojosari-Pacet, Desa Sampangagung, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto : "Tolong, Pelecehan Sexsual Harus Ditindak Tegas" dan "Dewan Adat Majapahit Tidak Terima Martabat Wanita Dilecehkan".

Ketua Dewa Adat Mojopahit Suhartono menjelaskan kepada pewarta : "Kami ingin melakukan tuntutan dimana karyawan PT Bondvast itu di pegangi panyudaranya, pantatnya bahkan ditawar harganya. Ini merupakan pelecehan wanita Indonesia, kita Dewan Adat tidak terima dan menuntut pelaku untuk di hukum seadil adilnya."

Suhartono menambahkan : "Kalau pribumi yang melakukan ini hukumannya 5 tahun 3 bulan, kita harus menuntut yang sama (terhadap WNA) kita tidak boleh pandang bulu. Kami sudah 3 hari menduduki PT Bonvast, karena tidak ada reaksi hari ini tadi rencananya kami jemput paksa, kita ambil pelaku, tapi karena Bapak Kapolsek serta Danramil sanggup untuk menjemput sendiri ke dalam, kami serahkan (pada Kepolisian) untuk membawa Pelaku." 

Menurut Suhartono ada banyak yang menerima perlakuan tidak sopan dari warga Taiwan tersebut namun hanya 2 yang berani melapor. Saat ini pelaku sudah diamankan Polisi, Dewan Adat Mojopahit menyatakan akan mengawal terus proses hukumnya, bahkan siap untuk mengerahkan ribuan masa jika proses hukumnya mengambang atau tidak tegas.

Posting Komentar

0 Komentar