Breaking News

8/recent/ticker-posts

Header

Sedih, Baru Satu Jam Lomba Layang Layang Desa Kutorejo Harus Dihentikan, Penonton Membludak !

 

Maksud hati ingin merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 75. Bertempat di Lapangan Olah Raga Kutorejo belum satu jam lomba layang layang Desa Kutorejo Kabupaten Mojokerto harus di hentikan. Hal ini diakibatkan oleh jumlah  penonton yang membeludak dan sebagian besar tidak mengindahkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. (9/8/2020)

Lomba yang di nanti nantikan oleh warga Kecamatan Kutorejo ini di gelar oleh Pemerintah Desa Kutorejo. Dibagi menjadi 2 kategori yakni layang hias 32 peserta, sambitan 26 peserta dewasa dan 21 peserta anak anak. 

Menurut panitia : "Kami sudah menyiapkan lomba ini semaksimal mungkin termasuk perijinan, ratusan masker kami bagikan kepada penonton, begitu juga tempat cuci tangan dan garis pembatas juga sudah kami siapkan. Namun jumlah yang hadir di luar prediksi kami sehingga sulit di kendalikan."

"Mungkin warga haus akan hiburan setelah berbulan bulan lamanya harus berdiam dirumah akibat pandemi, namun kami tidak bisa menyalahkan siap siapa semua sudah mencoba dan melakukan yang terbaik. Hanya saja memang belum waktunya kita menggelar kegiatan seperti ini, sudah resiko jika harus dihentikan jika situasi kurang sesuai". 

Lomba dibuka pada pukul 13.00 wib dihadiri oleh Kepala Desa Kutorejo, Camat Kutorejo dan Kapolsek Kutorejo. Semua pihak sudah mengumumkan dan menghimbau kepada warga yang hadir untuk mematuhi protokol kesehatan.

Pada sekitar pukul 14.00 wib para peserta pun menaikkan layangan masing masing, nampak penonton bersorak dan bertepuk tangan sangat bergembira. Berbagai bentuk layangan hias mulai pesawat, ular, kapal layar, tengkorak dan lain sebagainya berbaris di udara. Bahkan ada beberapa layangan yang harus diangkut dengan mobil pikap karena ukurannya yang sangat besar.

Namun sayang pada pukul 15.00 wib atas kesepakatan bersama antara panitia dan pihak aparat keamanan harus menghentikan kegiatan. Nampak beberapa personil polisi mengatur lalu lintas dan meminta semua yang hadir untuk meninggalkan lapangan. 

Para peserta pun harus harus rela menurunkan layang layangnya, pulang dan akhirnya bermain layangan di rumah masing masing.


Posting Komentar

0 Komentar