Breaking News

8/recent/ticker-posts

Header

Disaksikan Oleh Polda Jatim, Ditanda Tangani Oleh Ketua Umum, Warga PSHT Harus Patuhi Kesepakatan Ini !

Jumat, 14 Agustus 2020, bertempat di Jalan Bengawan Surabaya, Kapolda Jatim Irjen Dr Mohammad Fadil Imran MSi, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko bersama Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim mengadakan pertemuan dengan ketua umum perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).

Dari pertemuan Pejabat Polda Jatim dengan petinggi perguruan silat PSHT tersebut diantaranya Ketua Umum PSHT Dr. IR. Muhammad Taufiq, M.SC dan Drs. R. Moerdjoko, selaku Ketua Umum Persaudaraan Hati Setia Terate (PSHT) Pusat Madiun, dihasilkan nota kesepakatan yang harus dipatuhi dan dijalankan agar oleh warga PSHT agar tidak terjadi kesalapahaman di kemudian hari.

Kemudian Kapolda Jatim secara langsung menyaksikan Ketua Umum PSHT melakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama tersebut, yang beberapa isinya diantaranya pihak parluh 16 sebagai pihak pertama selaku ketua umum PSHT pusat Madiun dan parluh 17 sebagai pihak kedua ketua umum PSHT pusat Madiun. 

Sedangkan Nota kesepakatan sendiri ada lima yang menjadi kewajiban bersama untuk disepakati, diantaranya :

1. Bahwa pelaksanaan calon warga baru PSHT dilaksanakan di wilayah masing-masing cabang atau ranting atau komisariat atau rayon.

2. Bahwa pelaksanaan tradisi ziarah ke makam tokoh pendiri PSHT untuk tahun 2020 disepakati ditiadakan.

3. Bahwa dalam kegiatan pengesahan warga PSHT tahun 2020, kedua belah pihak tidak menggunakan Pendopo Agung di Jalan Merak no 10 Madiun.

4. Bahwa didalam kegiatan pelaksanaan pengesahan calon warga baru PSHT, tidak ada pelanggaran hukum yang terjadi baik terhadap warga masyarakat ataupun perguruan pencak silat yang lain.

5. Bahwa apabila terjadi pelanggaran hukum, maka pihak parluh 16 atau pihak pertama dan pihak parluh 17 pihak kedua bersedia di proses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Posting Komentar

0 Komentar