Breaking News

8/recent/ticker-posts

Header

Adu Mulut Terkait Masalah Hutang Berakhir Adu Senjata Tajam | Kota Samarinda

 

Senin, 10 Agustus 2020 sekitar pukul 00.05 wita telah meninggal dunia korban perkelahian dengan menggunakan senjata tajam atas nama S (40). Perkelahian tersebut terjadi pada hari Kamis, 30 Juli 2020, TKP Jalan Barito RT 18 Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda.

Diketahui korban S adalah warga Desa Jembayan Kecamatan Loa Janan Kota Samarinda. Meninggal setelah melakukan aksi saling bacok dengan pelaku R (41) warga Desa Tani Bhakti Kecamatan Loa Janan.

Menurut keterangan Salim pada Kamis, 30 Juli 2020 sekitar pukul 09.30 wita mendengar teriakan anak anak kecil bahwa ada 2 orang yang berkelahi di samping kos - kosan milik korban S. 

Setelah itu salim mendatangi TKP dan sudah mendapati korban S terbaring di kamar kosnya dalam keadaan luka dan berdarah, selanjutnya salim minta tolong warga sekitar untuk membawa korban S ke rumah sakit.

Sedangkan Roni saksi lain membenarkan bahwa sekitar pukul 09.30 wita dia melihat Pelaku R berjalan keluar dari arah kos - kosan menuju ke jalan sudah dalam keadaaan luka dan berdarah. Kemudian Roni mendatangi korban S yang didapati didalam kos juga sudah dalam keadaan luka dan berdarah , selanjutnya membantu membawa korban S ke rumah sakit.

Menurut keterangan, pelaku R datang ke kos - kosan korban S untuk mencari teman korban yang bernama Dayat terkait masalah hutang. Terjadilah cekcok diantara keduanya, kemudian Korban S mengambil mandau dari dalam kosnya lalu mengejar pelaku RF. 

Saat berada di samping kos - kosan, Pelaku R terjatuh dan langsung ditebas oleh korban S, namun sempat ditangkis dengan tangan kirinya yang mengakibatkan tangan kiri pelaku R hampir putus. Kemudian pelaku S mengambil badik di pinggangnya dengan tangan kanan dan menikam dada sebelah kiri dan perut sebelah kanan korban S.

Pelaku R yang mengalami luka robek di pelipis kiri dan tangan kiri hampir putus, sedangkan korban S yang mengalami luka tusuk pada dada sebelah kiri dan perut sebelah kanan serta luka robek pada lengan kanan di bawa ke RSUD I.A. Moeis untuk penanganan medis lebih lanjut.

Minggu, 2 Agustus 2020 pelaku R telah selesai menjalani perawatan dan diperbolehkan pulang oleh pihak RSUD I.A. Moeis. Sedangkan pada hari Senin, 10 Agustus 2020 sekitar pukul 00.05 wita korban S dinyatakan meninggal dunia oleh pihak RSUD I.A. Moeis.

Unit reskrim Polsek Samarinda Seberang mengamankan pelaku R di rumahnya untuk dibawa ke Mako Polsek Samarinda Seberang dalam rangka pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut teman teman korban S saat ini masih berada di RSUD I.A. Moeis karena terkendala masalah biaya yaitu sebesar 19 juta rupiah. Teman - teman dari almarhum saat ini berusaha mengumpulkan biaya namun baru terkumpul 9 Juta rupiah.

Apabila Jenazah korban S sudah bisa keluar dari RS. I.A. Moeis akan langsung dibawa ke Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan oleh rekan almarhum untuk dimakamkan disana.

Posting Komentar

0 Komentar