Breaking News

8/recent/ticker-posts

Header

15 Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Di Kecamatan Kutorejo Kab. Mojokerto Akan Dibedah


Permensos Nomor 20 Tahun 2017 tentang Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni dan Sarana Prasarana Lingkungan, kamis (09/07/2020) mulai direalisasikan untuk Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto. Rencana Pemerintah Kabupaten akan merehabilitasi 15 rumah di kecamatan ini. Diketahui rencana RS Rutilahu di seluruh Kabupaten sedang dan akan berjalan untuk pembedahan 300 rumah. 

Bupati Mojokerto H. Pungkasiadi, SH bersama Forkopimda telah melakukan peletakan batu pertama program renovasi rumah tidak layak huni (rutilahu) di Desa Kertosari, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Di desa ini sendiri akan di rehabilitasi dua unit rumah tidak layak huni.

Dandim 0815 Mojokerto, Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto mengatakan, Kodim 0815 Mojokerto juga akan membantu dalam program rutilahu tahun ini bersama jajaranya personil Koramil 0815/13 Kecamatan Kutorejo.

Mendampingi peletakan batu pertama oleh Bupati, Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, S.I.K, MH dalam kesempatan itu menyampaikan agar program Kampung Tangguh Semeru tidak hanya menjadi formalitas saja, namun warga masyarakat benar benar menjadi pribadi tangguh yang peduli kesehatan dan ketahanan pangan, menciptakan rasa aman dan nyaman.


Seperti diketahui sebelumnya Desa Kertosari telah diresmikan sebagai Kampung Tangguh Semeru yakni kampung yang siap menghadapi Tatanan kehidupan normal baru (New Normal), tetap melakukan aktifitas publik namun patuh terhadap protokol kesahatan pencegahan covid-19.

Segala sarana dan prasarana penunjang protokol kesehatan telah dan terus dijalankan, antara lain : Bilik disinfectan, tabung disinfectan untuk warga yang masuk kampung agar steril dari penyebaran virus, peralatan cuci tangan di setiap rumah, pos cek poin, ruang rehabilitasi atau karantina, pos administrasi pendataan warga luar yang masuk kampung, dll.

Selain itu Desa Kertosari juga memiliki ketahanan pangan dan ekonomi dengan ketersediaan bahan pangan di lumbung desa serta pemberdayaan masyarakat melalui UMKM. Segala usaha perealisasian Kampung Tangguh oleh masyarakat dengan kesadaran gotong royong dan disiplin yang tinggi.


Posting Komentar

0 Komentar